- Irwin Altman dan S.M. Low, dalam “Place Attachment”, menyebutkan bahwa place attachment adalah ikatan emosional yang mendalam atau hubungan yang dikembangkan pada suatu tempat tertentu dari waktu ke waktu melalui interaksi positif yang diulang. Lebih lanjut, Irwin Altman dan S.M. Low menjelaskan bahwa place attachment merupakan fenomena kompleks yang menggabungkan beberapa aspek seperti ikatan antar tempat dan orang, interaksi antar emosi dan pengaruh, pengetahuan dan keyakinan, serta perilaku dan tindakan terhadap suatu tempat. Ikatan ini terbentuk secara positif, dan tumbuh seiring dengan panjangnya waktu manusia beraktivitas di tempat tersebut.
Petualang
Lingkungan
Seputar Kita
Place Attachment : Pengertian, Aspek, Fungsi, Tingkatan, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Place Attachment, Serta Metode Pengukuran Place Attachment
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:55 PM
Kematangan Beragama : Pengertian, Karakteristik, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Kematangan Beragama
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:40 PM
Respon : Pengertian, Bentuk, Dan Penilaian Respon, Serta Faktor Yang Mempengaruhi Respon
- sebarang proses otot atau kelenjar yang dimunculkan oleh suatu stimulan.
- satu jawaban, khususnya jawaban dari pertanyaan tes atau kuesioner.
- sebarang tingkah laku, baik yang jelas kelihatan atau yang lahiriah maupun yang tersembunyi atau yang samar.
- Jalaludin Rahmat, dalam “Psikologi Komunikasi”, menyebutkan bahwa respon adalah hasil atau kesan yang didapat (ditinggal) dari pengamatan tentang subyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan-pesan. r.
- Soejono Soekanto, dalam “Sosiologi Suatu Pengantar”, menyebutkan bahwa respon adalah perilaku yang merupakan konsekuensi dari perilaku sebelumnya.
- Ahmad Subandi, dalam “Psikologi Sosial”, menyebutkan bahwa respon adalah umpan balik yang memiliki peran atau pengaruh yang besar dalam menentukan baik atau tidaknya suatu komunikasi. Dengan adanya respon yang disampaikan dari komunikan kepada komunikator, maka akan menetralisir kesalahan penafsiran dalam sebuah proses komunikasi.
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:51 PM
Psikologi Transpersonal : Pengertian, Obyek Dan Konsep Psikologi Transpersonal
- “psikologi” atau “psychology”, yang secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang berakar dari kata “psyche” yang berarti “jiwa”, dan “logos” yang berarti “ilmu”. Sehingga psikologi dapat diartikan sebagai “ilmu jiwa”.
- “transpersonal”, secara etimologi berakar dari kata “trans” yang berarti “di atas (beyond, over)”, dan “personal” yang berarti “diri”. Sehingga transpersonal dapat diartikan sebagai “pengalaman di mana kesadaran diri atau identitas diri melampaui (trans) individu atau pribadi untuk mencapai aspek-aspek yang lebih luas dari umat manusia, kehidupan, jiwa, atau kosmik”, dengan kata lain transpersonal berarti “perkembangan yang melampaui batas-batas individual”.
Diposkan oleh Abi Asmana di 9:58 AM
Workplace Spirituality : Pengertian, Karakterstik, Aspkek, Dan Dampak Workplace Spirituality, Serta Nilai Yang Terkandung Dalam Workplace Spirituality
- Stephen P. Robbins, dalam “Perilaku Organisasi”, menyebutkan bahwa workplace spirituality adalah bentuk kesadaran manusia memiliki kehidupan batin yang tumbuh dan ditumbuhkan oleh pekerjaan yang bermakna yang berlangsung dalam konteks komunitas. Organisasi yang mendukung kultur spiritual mengakui bahwa manusia memiliki pikiran dan jiwa, berusaha mencari makna dan tujuan dalam pekerjaan mereka, hasrat untuk berhubungan dengan orang lain, serta menjadi bagian dari sebuah komunitas.
- John M. Ivancevich, Robert Konopaske, dan Michael T. Matteson, dalam “Perilaku Organisasi dan Manajemen”, menyebutkan bahwa workplace spirituality adalah karyawan memiliki kehidupan personal yang berkembang dan dikembangkan dengan melakukan pekerjaan yang relevan, berarti dan menantang.
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:41 PM
Mindfulness (Kesadaran) : Pengertian, Aspek, Tujuan, Manfaat, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Mindfulness, Serta Teknik Pelatihan Dan Terapi Mindfulness
- J.T. Wood, dalam “Komunikasi Interpersonal: Interaksi Keseharian”, menyebutkan bahwa mindfulness adalah kondisi di mana seseorang benar-benar hadir dalam situasi tertentu. Lebih lanjut, J.T. Wood menjelaskan bahwa mindfulness merupakan proses psikologis serta proses meditasi yang sanggup meningkatkan pemahaman serta atensi terhadap proses kognitif, emosi, serta pengalaman somatis dengan meningkatkan kemampuan nonjudmental dan penerimaan.
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:27 PM
Hedonisme : Pengertian, Karakteristik, Jenis, Dampak, Dan Faktor Penyebab Hedonisme, Serta Kelebihan Dan Kekurangan Hedonisme
- Burhanuddin Salam, dalam “Etika Sosial Asas Moral Dalam Kehidupan Manusia”, menyebutkan bahwa hedonisme adalah sesuatu yang dianggap baik, sesuai dengan kesenangan yang didatangkannya. Dengan kata lain, sesuatu yang hanya mendatangkan kesusahan, penderitaan, serta tidak menyenangkan merupakan sesuatu yang dinilai tidak baik.
- Sarlito Wirawan Sarwono, dalam “Psikologi Remaja”, menyebutkan bahwa hedonisme adalah konsep diri, di mana gaya hidup seseorang dijalani sesuai dengan gambaran yang ada dipikirannya. Sebagai contoh pengertian hedonisme adalah seorang olahragawan, biasanya gaya hidup sehat merupakan prinsip hidup dan menjadi kesenangan tersendiri bagi mereka.
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:41 PM
Kejenuhan Belajar : Pengertian, Indikator, Aspek, Penyebab, Dan Tahapan Terjadinya Kejenuhan Belajar, Serta Cara Mengatasi Kejenuhan Belajar
- Thursan Hakim, dalam “Belajar Secara Efektif”, menyebutkan bahwa kejenuhan belajar adalah suatu kondisi mental seseorang saat mengalami rasa bosan dan lelah yang amat sangat sehingga mengakibatkan timbulnya rasa lesu tidak bersemangat atau hidup tidak bergairah untuk melakukan aktivitas belajar.
- Muhibbin Syah, dalam “Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru”, menyebutkan bahwa kejenuhan belajar adalah rentang waktu tertentu yang digunakan untuk belajar, tetapi tidak mendatangkan hasil seakan-akan pengetahuan dan kecakapan yang diperoleh dari belajar tidak ada kemajuannya.
- A. Pines dan E. Aronson, dalam “Career Burnout: Causes and Cures”, menyebutkan bahwa kejenuhan belajar adalah kondisi emosional ketika seseorang merasa lelah dan jenuh secara mental maupun fisik sebagai akibat tuntutan pekerjaan terkait dengan belajar yang meningkat.
Diposkan oleh Abi Asmana di 12:25 PM
Konformitas : Pengertian, Karakteristik, Aspek, Jenis, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Konformitas
- n persesuaian; kecocokan.
- Huk kesesuaian sikap dan perilaku dengan nilai dan kaidah yang berlaku.
- David G. Myers, dalam “Psikologi Sosial”, menyebutkan bahwa konformitas adalah perubahan perilaku atau kepercayaan seseorang sebagai akibat dari tekanan kelompok.
- David O. Sears, Jonathan L. Freedman, dan L. Anne Peplau, dalam “Psikologi Sosial”, menyebutkan bahwa konformitas adalah perilaku tertentu yang ditampilkan oleh seseorang karena setiap orang lain menampilkan perilaku tersebut.
- Sarlito Wirawan Sarwono, dalam “Psikologi Sosial, Psikologi Kelompok, dan Psikologi Terapan”, menyebutkan bahwa konfomitas adalah perilaku dari seorang individu yang sama dengan orang lain yang didorong oleh keinginannya sendiri.
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:12 PM
Vandalisme : Pengertian, Jenis, Dampak, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Vandalisme, Serta Cara Mengatasi Vandalisme
- n perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya (keindahan alam dan lain sebagainya.
- perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas.
Diposkan oleh Abi Asmana di 5:57 PM
Dinamika Kelompok : Pengertian, Karakteristik, Unsur, Jenis, Tujuan, Dan Prinsip Dinamika Kelompok, Serta Faktor Yang Mempengaruhi Dinamika Kelompok
- Slamet Sentosa, dalam “Dinamika Kelompok Sosial”, menyebutkan bahwa dinamika kelompok adalah suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis secara jelas antara anggota yang satu dengan yang lain; antar anggota kelompok mempunyai hubungan psikologis yang berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama-sama.
- Muzafer Sherif, dalam “Intergroup Relation and Leadership: An Approach and Research in Industrial Ethnic Culture and Political Areas”, menyebutkan bahwa dinamika kelompok adalah unit sosial yang terdiri dari sejumlah individu yang mempunyai hubungan saling ketergantungan satu sama lain sesuai dengan status dan perannya secara tertulis atau tidak mereka telah mengadakan norma yang mengatur tingkah laku anggota kelompoknya.
- Albert Sydney Hornby, dalam “The Advanced Learner's Dictionary of Current English”, menyebutkan bahwa dinamika kelompok adalah sejumlah orang atau benda yang berkumpul atau ditempatkan secara bersama-sama atau secara alamiah berkumpul.
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:53 PM
Dinamika Psikologis : Pengertian, Indikator, Dan Komponen Yang Mempengaruhi Dinamika Psikologis
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:18 PM
Harapan (Asa) : Pengertian, Komponen, Dan Indikator Harapan, Serta Faktor Yang Mempengaruhi Harapan
- sesuatu yang (dapat) diharapkan.
- keinginan supaya menjadi kenyataan.
- Charles Richard Snyder, dalam “The Psychology of Hope: You Can Get There From Here”, menyebutkan bahwa harapan adalah keseluruhan dari kemampuan yang dimiliki individu untuk menghasilkan jalur mencapai tujuan yang diinginkan, bersamaan dengan motivasi yang dimiliki untuk menggunakan jalur-jalur tersebut. Harapan merupakan proses dari pemikiran yang memiliki tujuan (goal), dengan motivasi untuk meraih tujuan tersebut (agency), dan upaya untuk meraih tujuan tersebut (pathways).
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:31 PM
Psikologi Evolusioner (Evolutionary Psychology) : Pengertian Dan Prinsip Psikologi Evolusioner
- Leda Cosmides dan John Tooby, dalam “Evolutionary Psychology”, menyebutkan bahwa psikologi evolusioner adalah satu pendekatan terhadap psikologi yang menerapkan pengetahuan-pengetahuan dan prinsip-prinsip biologi evolusioner untuk meneliti struktur pikiran manusia. Menurut Leda Cosmides dan John Tooby, psikologi merupakan cabang biologi yang mempelajari otak dan bagaimana program-program pemrosesan informasi otak memunculkan perilaku. Oleh karena psikologi adalah cabang biologi, maka teori-teori, prinsip-prinsip, serta observasi-observasi dalam biologi evolusioner dapat dipergunakan untuk mempelajari psikologi.
Diposkan oleh Abi Asmana di 6:07 PM
Tahapan Pembentukan Perilaku Serta Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku
- bentuk pasif, merupakan respon internal yang terjadi dalam diri manusia dan tidak secara langsung dapat dilihat dari orang lain.
- bentuk aktif, merupakan bentuk perilaku yang dapat diobservasi secara langsung
- melakukan identifikasi tentang hal-hal yang merupakan penguat atau reinforcer berupa hadiah-hadiah atau reward bagi perilaku yang akan dibentuk.
- melakukan analisis untuk mengidentifikasi komponen-komponen kecil yang membentuk perilaku yang dikehendaki, kemudian komponen-komponen tersebut disusun dalam urutan yang tepat untuk menuju kepada terbentuknya perilaku yang dimaksud.
- menggunakan secara urut komponen-komponen itu sebagai tujuan-tujuan sementara, mengidentifikasi reinforcer atau hadiah untuk masing-masing komponen tersebut.
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:38 AM
Perilaku : Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Bentuk Perilaku
Diposkan oleh Abi Asmana di 5:40 PM
Kelompok : Pengertian, Karakteristik, Jenis, Dan Fungsi Kelompok
- n kumpulan (tentang orang, binatang, dan sebagainya).
- golongan (tentang profesi, aliran, lapisan masyarakat, dan sebagainya).
- gugusan (tentang bintang, pulau, dan sebagainya).
- Antr kumpulan manusia yang merupakan kesatuan beridentitas dengan adat-istiadat dan sistem norma yang mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu.
- Pol kumpulan orang yang memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dengan pihak yang sama.
- Kim kuantitas zat yang akan dimasak atau diolah dalam satu waktu.
- keamanan. Seseorang yang bergabung ke dalam kelompok merasa lebih aman sebab tidak sendirian dalam menghadapi masalah ataupun ancaman.
- status. Adanya anggapan dalam masyarakat bahwa jika bergabung dengan kelompok yang memiliki reputasi baik, maka status mereka akan meningkat di masyarakat.
- harga diri. Merasa dihargai andai diterima sebagai anggota kelompok terutama pada kelompok-kelompok yang bergengsi tinggi.
- afiliasi. Berafiliasi dengan kelompok bisa memenuhi keperluan seseorang bakal persahabatan dan hubungan sosial.
- kekuatan. Sesuatu yang tidak dapat dijangkau sendiri, dapat dengan mudah dijangkau berkat kekuatan kelompok.
Diposkan oleh Abi Asmana di 12:23 PM
Ekonomi Politik : Pengertian Dan Pendekatan Ekonomi Politik, Serta Perbedaan Antara Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Politik
- Ekonomi politik (klasik) berdasar padasebuah teori yang meletakkan buruh'pekerja sebagai sumber dari nilai ekonomi. Teori ini (kritik ekonomi yang didasarkan pada profit motif) telah dibalik dan menyatakan bahwa keuntungan yang diperoleh berasal dari eksploitasi pekerja.
- Ekonomi politik mengacu pada studi relasi kuasa dan institusi-institusi dalam masyarakat, di mana mampu mempengaruhi cara mendapatkan dan menetapkan kebutuhan-kebutuhan hidup manusia. Hematnya, studi tentang ekonomi yang didasarkan pada asumsi : apa yang sedang berlangsung dalam perekonomian dan pengaruh relasi kuasa sosial. Pada tradisi teoritis, relasi kuasa ini terjadi di antara negara-negara atau di antara bagian-bagian masyarakat itu sendiri.
Diposkan oleh Abi Asmana di 5:20 PM
Pengalaman Belajar : Pengertian, Cara Menciptakan, Tipe, Prinsip, Dan Tahapan Pengembangan Pengalaman Belajar, Serta Faktor Yang Mempengaruhi Pengalaman Belajar
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:32 AM
Strategi Coping : Pengertian, Bentuk, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Strategi Coping
- coping respond, merupakan perilaku kogitif atau fisik yang terjadi sebagai respon terhadap stresor yang dipersepsikan atau diarahkan untuk mengubah kejadian yang menyebabkan stres.
- coping goal, merupakan tujuan yang ingin dicapai untuk menghilangkan atau mengurangi tingkat suatu stresor dan dapat mengubah suatu stresor.
- coping out come, merupakan konsekuensi langsung dari respon coping, baik positif dan negative.
- Rasmun, dalam “Stres, Koping, dan Adaptasi”, menyebutkan bahwa strategi coping adalah suatu cara yang dilakukan oleh seorang individu yang bertujuan untuk mengurangi tekanan baik fisik maupun psikologi yang dapat mengancam situasinya.
Diposkan oleh Abi Asmana di 4:59 PM
Place Attachment : Pengertian, Aspek, Fungsi, Tingkatan, Dan Faktor Yang Mempengaruhi Place Attachment, Serta Metode Pengukuran Place Attachment



















