- tindakan hukum yang dapat dilakukan oleh suami atau istri untuk memutus hubungan pernikahn di antara mereka.
- peristiwa hukum yang memutuskan hubungan suami dan istri, yaitu kematian suami atau istri yang bersangkutan, yang merupakan ketentuan yang pasti dan langsung ditetapkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa.
- putusan hukum yang dinyatakan oleh pengadilan yang berakibat hukum putusnya hubungan pernikahan antara suami dan istri.
Perceraian : Pengertian, Bentuk, Faktor Penyebab, Dan Dampak Perceraian, Serta Tahapan Proses Perceraian
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:04 AM
Keintiman (Intimacy) : Pengertian, Konsep, Aspek, Dan Bentuk Keintiman, Serta Faktor Yang Mempengaruhi Keintiman
- J.P. Chaplin, dalam “Kamus Lengkap Psikologi”, menyebutkan bahwa keintiman adalah kedekatan inter-personal yang melibatkan dua orang, baik kedekatan secara fisik ataupun kedekatan secara psikologis.
- R.J. Sternberg, dalam “The New Psychology of Love”, menyebutkan bahwa keintiman adalah elemen emosional dalam suatu hubungan yang melibatkan pengungkapan diri (self-disclosure), yang akan menghasilkan suatu keterkaitan, kehangatan, dan kepercayaan. Lebih lanjut, R.J. Sternberg menjelaskan bahwa keintiman merupakan kedekatan yang dirasakan oleh dua orang dan kekuatan yang mengikat mereka berdua untuk tetap bersama.
Diposkan oleh Abi Asmana di 5:22 PM
Pengertian Lembaga Keluarga, Ciri-Ciri, Fungsi, Tujuan, Peranan, Dan Tahapan Perkembangan Lembaga Keluarga
- ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah.
- orang seisi rumah yang menjadi tanggungan; batih.
- sanak saudara, kaum kerabat.
- satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat.
Diposkan oleh Abi Asmana di 11:33 PM
Mambantu Anak Mengatasi Rasa Kehilangan
![]() |
| sumber : anandaku.com |
- Fase denial atau pengingkaran. Pada fase ini, anak akan mengingkari kenyataan dan menyangkal perasaannya dengan menampilkan sikap yang bertolak belakang. Ia lebih banyak diam meski matanya berkaca-kaca. Celakanya, orang tua justru biasanya merasa bangga kala anak terkesan tegar.
- Fase anger atau marah. Pada fase ini, anak mulai menyadari kenyataan bahwa ia kehilangan sesuatu atau seseorang. Ia lantas mengekspresikan kemarahannya dengan menunjukkan perilaku agresif.
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:39 AM
Memilih Mobil Untuk Keluarga
![]() |
| sumber : parenting.co.id |
Diposkan oleh Abi Asmana di 10:29 AM
Apa Itu Cinta ?
- Kasih sayang. Berasal dari dua kata, yaitu kasih dan sayang yang digabungkan menjadi satu kata. Kata kasih merupakan nomina yang berarti perasaan sayang, cinta, suka. Sedangkan kata sayang memiliki arti yang lebih variatif dan luas, bahkan bisa jadi memiliki arti yang kontradiktif. Kata sayang bisa berarti cinta kepada, bisa juga kata sayang berarti kasihan atau menyesal. Kasih sayang adalah perasaan yang dalam, lembut dan konsisten yang ditujukan kepada orang lain atau suatu obyek, yang kurang bergelora sebagaimana cinta, baik ditujukan kepada seseorang ataupun kepada sesuatu.
- Asmara. Berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu smar, yang berarti ingat; memikirkan atau membayangkan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, asmara diartikan sebagai perasaan senang kepada lawan jenis; rasa cinta dan kasih.
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:35 AM
Mitos Seputar Kehamilan
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:46 AM
Bahagia Walau Belum Punya Momongan
![]() |
| gambar : artibicara.com |
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:45 AM
Memahami Orang Tua Di Masa Pensiun
Diposkan oleh Abi Asmana di 11:59 AM
Tetap Mesra Di Bulan Puasa
Diposkan oleh Abi Asmana di 5:00 PM
Penyebab Pertengkaran Suami Isteri Dan Solusinya
- Pemasukan keluarga yang minim. Hal ini terjadi karena pemasukan keluarga hanya dari atu sumber, sementara kebutuhan dan pengeluaran semakin banyak. Solusi yang dapat diambil adalah kedua belah pihak harus mengupayakan penghasilan tambahan, selain itu dapat juga dengan mencoba menurunkan standar hidup ke level yang lebih sederhana dari sebelumnya.
- Kesalahan manajemen. Keuangan keluarga tidak dikelola dengan baik, terjadi pemborosan. Hal ini dapat diatasi dengan menentukan skala prioritas kebutuhan keluarga. Membuat catatan keuangan keluarga, sehingga setiap pengeluaran dapat terpantau dengan jelas.
- Isteri memiliki penghasilan lebih tinggi. Hal tersebut seringkali mengusik ego suami. Atau bisa jadi isteri merasa mempunyai hak lebih dalam mengatur rumah tangga ketimbang suami. Penyelesaiannya adalah lebih kepada pihak isteri. Isteri harus mampu mengelola emosi. Penghasilan lebih tidak berarti mempunyai hak lebih. Bantu suami untuk lebih meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu suami juga harus lebih mengembangkan kemampuan diri, sehingga penghasilanya dapat ditingkatkan.
Diposkan oleh Abi Asmana di 10:13 AM
Suami Pelit, Penyabab Dan Solusinya
Diposkan oleh Abi Asmana di 7:49 AM
Etika Dalam Menjenguk Orang Sakit
- Bersikap sopan. Yang dimaksudkan sopan di sini adalah termasuk dalam hal berpakaian. Walaupun si sakit yang kita jenguk adalah saudara sendiri dan sedang dirawat di rumah, tetap saja kita harus sopan, selayaknya seperti saat bertamu. Berilah kesempatan pada tamu yang datang terlebih dahulu untuk sekedar berbicara terlebih dahulu dengan si sakit atau keluarganya, apabila saat kita datang menjenguk si sakit tersebut sudah ada tamu lain terlebih dahulu.
- Jangan terlalu lama saat menjenguk orang sakit. Pikirkanlah bahwa orang sakit membutuhkan istirahat yang cukup, sehingga saat menjenguk si sakit kita mesti memikirkan baik-baik kapan waktu yang tepat dan berapa lama kita mesti menjenguk si sakit tersebut.
- Jangan menakut-nakuti si sakit dengan menceritakan kisah-kisah suram orang lain yang berpenyakit yang sama. Bangkitkan semangat pasien agar lekas sembuh dari sakitnya.
- Jangan menunjukkan rasa kasihan yang berlebihan. Meski penyakit orang yang kita kunjungi tergolong akut dan parah, ternyata tidak semua orang senang dikasihani.
- Apabila tidak terpaksa, hindari membawa anak saat menjenguk. Selain kurang baik untuk kesehatan si anak, apabila anak rewel justru akan mengganggu pasien yang sakit.
- Jika si pasien sudah terlihat jenuh, sebaiknya akhiri kunjungan. Kita mesti pintar-pintar membaca situasi dan bahasa tubuh seseorang.
Diposkan oleh Abi Asmana di 9:07 PM
Menjadi Pahlawan Dalam Keluarga
![]() |
| gambar : kompasiana.com |
- Senioritas. Biasanya orang lebih tua akan cenderung dimintai pertolongan ketika ada masalah. Orang yang dituakan ini diharapkan untuk dapat menjadi dan menyediakan solusi bagi setiap permasalahan yang datang dalam keluarga.
- Finansial. Seorang yang mapan secara finansial biasanya juga akan menjadi sosok yang diandalkan oleh keluarga besar karena diharapkan dapat membantu keluarga lain yang membutuhkan. Sosok ini biasanya akan dianggap lebih berhasil dalam menjalani kehidupannya.
- Pendidikan. Dianggap lebih dalam hal pengetahuan dan wawasan. Semakin tinggi pendidikan seseorang, maka akan semakin dianggap memiliki wawasan dan pengetahuan lebih luas.
Diposkan oleh Abi Asmana di 4:58 PM
Strategi Bernegosiasi Dengan Anak
Diposkan oleh Abi Asmana di 10:14 AM
Bila Si Perfeksionis Berpasangan Dengan Si Praktis
![]() |
| gambar : vemale.com |
- Kepribadian. Seorang perfeksioni, biasanya sifat perfeksionis muncul pada orang-orang yang memiliki banyak kekuatiran akan sesuatu. Akibatnya orang tersebut jadi memikirkan banyak hal sebelum bertindak. Biasanya seorang yang perfeksionis ingin selalu tampil sempurna dalam segala situasi. Orang perfeksionis cenderung serius, penuh perencanaan dan antisipasi, serta terkadang sangat tergantung pada pendapat orang lain. Sedangkan seorang praktis, biasanya sifat praktis muncul pada pribadi yang easy going. Orientasinya lebih pada hasil dan fungsi. Biasanya orang yang praktis mempunyai pikiran yang simpel. Orang yang praktis adalah orang yang independen atau tidak tergantung pada orang lain.
Diposkan oleh Abi Asmana di 1:25 PM
Perubahan Sikap Setelah Menikah, Wajarkah ?
![]() |
| gambar : detik.com |
Diposkan oleh Abi Asmana di 11:48 AM
Memberikan Hadiah Sesuai Karakter Pasangan Pria Anda
Diposkan oleh Abi Asmana di 8:22 PM
Membesarkan Anak Sendiri, "Tanpa Ayah"
Diposkan oleh Abi Asmana di 10:45 AM
Ciri-Ciri Orang Tua Yang Memanjakan Anak
Sifat manja pada anak terbentuk akibat pola asuh dari orang tua, karena tidak ada anak yang terlahir manja. Pola asuh orang tua yang berlebihan dan cenderung salah, akan membentuk pribadi anak yang tidak mandiri dan manja. Orang tua biasanya cenderung memosisikan anak sebagai pusat perhatian.- Selalu memprioritaskan perhatian dan fasilitas untuk anak. Dalam hal ini orang tua akan selalu melayani si anak apapun kondisinya, tanpa cukup melakukan usaha untuk memberikan pengertian kepada anak, tentang baik dan buruk dari keinginan anak tersebut dan kondisi dari orang tuanya.
- Tidak ada aturan. Orang tua tidak mempunyai dan tidak membuat aturan yang tegas dalam rumah tangga. Sehingga orang tua akan menerima semua kelakuan anak tanpa pengarahan dan batasan yang jelas. Anak tidak diberi tanggung jawab pada apa yang diperbuatnya.
Diposkan oleh Unknown di 9:10 AM
Perceraian : Pengertian, Bentuk, Faktor Penyebab, Dan Dampak Perceraian, Serta Tahapan Proses Perceraian

















