Kajian Pustaka (Literature Review) : Pengertian, Jenis, Manfaat, Kriteria Pemilihan Sumber, Dan Langkah Penyusunan Kajian Pustaka

Silahkan Bagikan Tulisan-Artikel ini :
Pengertian Kajian Pustaka. Secara sederhana, kajian pustaka atau "literature review" dapat diartikan sebagai peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait, maksudnya adalah meninjau kembali (review) pustaka, baik itu laporan hasil penelitian maupun tulisan ilmiah yang lain, tentang masalah yang berkaitan. Kajian pustaka juga dapat berarti tinjauan kritis terhadap penelitian yang ada yang berhubungan dengan subyek yang sedang diselidiki dan relevan dengan ide-ide teoritis yang akan diterapkan.

Selain itu, pengertian dari kajian pustaka juga dapat ditemui dalam beberapa pendapat dari para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • John W. Creswell, dalam bukunya yang berjudul "Educational Research Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research", menyebutkan bahwa kajian pustaka adalah ringkasan tertulis mengenai artikel dari jurnal, buku, dan dokumen lain yang mendeskripsikan teori serta informasi baik masa lalu maupun saat ini, mengorganisasikan pustaka ke dalam topik dan dokumen yang dibutuhkan untuk proposal penelitian.
  • Nyoman Kutha Ratna sebagaimana dikutip oleh A. Prastowo dalam bukunya yang berjudul "Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian", mengartikan kajian pustaka dalam tiga pengertian, yaitu : 1. kajian pustaka adalah seluruh bahan bacaan yang mungkin pernah dibaca atau dianalisis, baik yang sudah dipublikasikan maupun sebagai koleksi pribadi. 2. kajian pustaka sering dikaitkan dengan kerangka teori atau landasan teori, yaitu teori-teori yang digunakan untuk menganalisis obyek penelitian. Oleh karenanya, sebagian peneliti menggabungkan kajian pustaka dengan kerangka teori. 3. kajian pustaka adalah bahan-bahan bacaan yang secara khusus berkaitan dengan obyek penelitian yang sedang dikaji.

Pada hakekatnya kajian pustaka merupakan usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk mencari dan menghimpun berbagai informasi yang berkaitan dan relevan dengan topik atau masalah yang sedang ditelitinya, guna memperoleh :
  • berbagai teori yang akan digunakan sebagai landasan atau pedoman bagi penelitian yang dilakukannya.
  • berbagai informasi tentang penelitian-penelitian sejenis atau yang ada kaitannya dengan penelitian yang akan dilakukan. 


Jenis Kajian Pustaka. Menurut Nyoman Kutha Ratna sebagaimana dikutip oleh A. Prastowo dalam bukunya yang berjudul "Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian", menjelaskan bahwa kajian pustaka dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan atas :

1. Cara Penyajian Kajian Pustaka.
Berdasarkan cara penyajiannya, kajian pustaka dapat dilakukan dengan dua cara,  yaitu :
  • penyajian sesuai dengan tahun penelitian. Merupakan cara penyajian kajian pustaka yang dilakukan secara kronologis dengan pertimbangan bahwa aspek kesejarahan memiliki makna tertentu dalam menentukan obyektivitas penelitian, seperti yang dilakukan dalam berbagai analisis persepsi masyarakat.
  • penyajian sesuai dengan relevansi atau kedekatannya dengan obyek. Merupakan cara penyajian kajian pustaka yang dilakukan dengan pertimbangan relevansi atau kedekatan penelitian dengan penelitian yang sudah pernah dilakukan. Sebagai suatu penelitian ilmiah, cara ini dianggap lebih baik dengan pertimbangan bahwa penelitian yang dilakukan berbeda dengan penelitian yang sudah ada atau penelitian lain. Selain itu, cara ini dapat menghindarkan peneliti dari terjadinya duplikasi atas hasil penelitian dan laporan ilmiah yang dihasilkan.

2. Bagaimana Pemaparan Kajian Pustaka dalam Laporan Penelitian.
Berdasarkan bagaimana pemaparan kajian pustaka dalam laporan penelitian, kajian pustaka dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu :
  • penyajian kajian pustaka secara deskriptif, merupakan penyajian kajian pustaka yang hanya menguraikan tanpa menyebutkan persamaan dan perbedaannya dengan pertimbangan bahwa analisis akan diuraikan pada bab berikutnya.
  • penyajian kajian pustaka secara deskriptif dengan analisis, merupakan penyajian kajian pustaka yang selain berbentuk deskriptif juga disertai dengan penjelasan tentang persamaan dan perbedaannya, dengan demikian kajian pustaka menunjukkan di mana posisi penulis dalam kaitannya dengan penelitian yang sudah pernah dilakukan, yaitu apakah menolak, mengkritik, menerima, atau yang lainnya.


Tujuan Kajian Pustaka. Tujuan dari kajian pustaka adalah sebagai berikut :
  • menginformasikan kepada pembaca tentang hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan penelitian yang dilakukan.
  • menghubungkan penelitian dengan literatur-literatur yang ada.
  • mengisi celah-celah yang ada dalam penelitian sebelumnya.


Manfaat Kajian Pustaka. Berdasarkan tujuan dari kajian pustaka tersebut, terdapat beberapa manfaat dari kajian pustaka. Secara umum, manfaat kajian pustaka adalah sebagai berikut :
  • mengetahui sejarah masalah penelitian.
  • membantu memilih prosedur.
  • memahami latar belakang teoritis masalah penelitian.
  • mengetahui manfaat dari penelitian sebelumnya.
  • menghindari duplikasi.
  • memberikan pembenaran pemilihan masalah penelitian.

Menurut pendapat Nyoman Kutha Ratna sebagaimana dikutip oleh A. Prastowo dalam bukunya yang berjudul "Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian", menyebutkan bahwa manfaat dari kajian pustaka adalah sebagai berikut :
  • menghindarkan peneliti dari terjadinya peniruan, plagiasi, dan penipuan dalam berbagai bentuk.
  • sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kejujuran bagi seorang ilmuwan untuk menghargai pendapat orang lain.
  • menunjukkan bahwa masalah yang diteliti memang kaya makna sehingga layak untuk dibicarakan kembali.
  • menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan memang berbeda, sekaligus menunjukkan bahwa dalam penelitian yang sedang dilakukan akan ditunjukkan hal-hal baru yang berbeda dengan penelitian lain.
  • pada penelitian kuantitatif, kajian pustaka bermanfaat sebagai pengetahuan awal dalam mengkonstruksi variabel yang ada dalam penelitian.

Sedangkan menurut  Leedy dan Jeanne dalam bukunya yang berjudul "Practical Research Planning And Design", menyebutkan bahwa manfaat atau kegunaan dari kajian pustaka adalah sebagai berikut :
  • mengungkapkan penelitian-penelitian yang serupa dengan penelitian yang (akan) kita lakukan.
  • membantu pemilihan prosedur penelitian.
  • mendalami landasan teori yang berkaitan dengan permasalahan.
  • mengkaji kelebihan dan kekurangan hasil penelitian terdahulu.


Sumber Kajian Pustaka. Kajian pustaka dapat diperoleh dari berbagai sumber. Menurut M. Nazir dalam bukunya yang berjudul "Metode Penelitian", disebutkan bahwa sumber bacaan yang dapat digunakan sebagai kajian pustaka dapat diperoleh diantaranya dari :
  • buku teks, adalah tulisan ilmiah yang dijilid rapi yang diterbitkan dengan interval yang tidak tentu dan biasanya digunakan sebagai buku wajib dalam mata kuliah tertentu.
  • jurnal, adalah majalah ilmiah yang berisi tulisan ilmiah atau hasil-hasil seminar yang diterbitkan oleh himpunan profesi ilmiah.
  • periodical, adalah majalah ilmiah yang diterbitkan secara berkala yang berisi hasil penelitian yang dikerjakan.
  • yearbook, adalah buku mengenai fakta-fakta dan statistik setahun atau membahas suatu masalah bidang ilmu yang diterbitkan tiap tahun oleh lembaga pemerintah atau swasta.
  • buletin, adalah tulisan ilmiah pendek yang diterbitkan secara berkala dan berisi catatan ilmiah atau petunjuk ilmiah tentang satu kegiatan operasional.
  • circular, adalah tulisan ilmiah pendek dan praktis yang diterbitkan dengan interval tidak tentu.
  • leaflet, adalah karangan kecil yang sifatnya praktis.
  • annual review, adalah ulasan-ulasan tentang literatur yang telah diterbitkan selama setahun atau beberapa tahun yang lampau.
  • off print, adalah kiriman artikel dari pengarang yang terlepas dari majalah atau dari buku teks.
  • reprint, adalah artikel yang sudah dimuat dalam satu majalah ilmiah kemudian dicetak ulang oleh penerbit secara terpisah dan diberi sampul.
  • recent advance, adalah majalah ilmiah yang berisi artikel-artikel yang tidak diperoleh dalam review jurnal.
  • bibliografi, adalah buku yang berisi judul-judul artikel yang membahas bidang ilmu tertentu.
  • handbook, adalah buku kecil yang biasanya berisi petunjuk-petunjuk tentang suatu masalah tertentu atau suatu fenomena yang bersifat umum, baik dengan pengarang atau tanpa pengarang, yang dikumpulkan oleh suatu instansi tertentu.
  • manual, adalah buku petunjuk tentang cara mengerjakan atau melakukan sesuatu secara terperinci.


Kriteria Pemilihan Sumber Kajian Pustaka. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa dalam pemilihan sumber kajian pustaka, haruslah memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut :
  • ketetapan, yaitu isi dari sumber pustaka harus sesuai dengan penelitian yang dilakukan.
  • kejelasan, yaitu sumber pustakan harus mudah dipahami atau dimengerti oleh peneliti.
  • empiris, yaitu sumber pustaka harus berdasarkan pada kenyataan bukan hasil imajinasi.
  • terorganisasi, yaitu isi sumber pustaka harus terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan peneliti untuk mencari informasi.
  • kemutakhiran, yaitu sumber pustaka harus berdasarkan perkembangan terbaru dalam bidangnya.
  • relevansi, yaitu sumber pustaka harus berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.
  • meyakinkan, yaitu sumber pustaka dapat menjadi acuan yang terpercaya bagi peneliti. 


Langkah-Langkah dalam Penyusunan Kajian Pustaka. Dalam menyusun kajian pustaka langkah efektif yang dapat dilakukan adalah dengan mulai mencari referensi yang bersifat umum sebelum melakukan pencarian berbagai informasi yang lebih bersifat khusus. Langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
  • memformulasikan permasalahan.
  • mencari literatur pendukung yang sesuai.
  • evaluasi data.
  • menganalisis dan menginterpretasikan, mendiskusikan, serta meringkas literatur yang sudah ada. 

Selain itu, penyusunan kajian pustaka juga dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 
  • membaca karya-karya ilmiah hasil dari penelitian sebelumnya yang terkait.
  • mencatat hasil interpretasi terhadap bahan-bahan bacaan.
  • menyusun kajian pustaka berdasarkan hasil analisis terhadap karya ilmiah sebelumnya yang relevan.


Kajian pustaka dilakukan, selain untuk mencari sumber data sekunder yang akan mendukung penelitian, juga diperlukan untuk mengetahui sampai di mana ilmu yang berhubungan dengan penelitian telah berkembang, sampai di mana kesimpulan dan generalisasi yang pernah dibuat sehingga situasi yang diperlukan diperoleh.

Demikian penjelasan berkaitan dengan pengertian kajian pustaka, jenis, tujuan, manfaat, sumber, kriteria pemilihan sumber, dan langkah-langkah penyusunan kajian pustaka.

Semoga bermanfaat.