Hubungan Antara Ilmu Ekonomi Dengan Kemakmuran

Silahkan Bagikan Tulisan-Artikel ini :
Pengertian Ilmu Ekonomi. Ilmu ekonomi dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam usahanya menggunakan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa dengan tujuannya mendapatkan kemakmuran. Ilmu ekonomi juga dapat berarti :
  • ilmu yang mempelajari daya upaya manusia untuk memenuhi kebutuhannya dan meningkatkan kesejahteraannya.
  • ilmu yang mempelajari persoalan memilih kemungkinan penggunaan sumber daya yang terbatas agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidup yang tidak terbatas.

Dari pengertian ilmu ekonomi tersebut di atas, dapatlah dikatakan bahwa kegunaan dan manfaat dari ilmu ekonomi bagi manusia adalah :
  • memberikan masukan dalam pengambilan keputusan terhadap tindakan-tindakan ekonomi.
  • membantu manusia dalam memahami pola perilaku ekonomi suatu masyarakat.
  • membantu memberikan pengertian tentang potensi dan keterbatasan suatu kebijakan ekonomi.
  • meningkatkan kepekaan manusia terhadap masalah ekonomi.


Pengertian Kemakmuran. Kemakmuran adalah suatu keadaan di mana manusia dapat memenuhi semua kebutuhannya, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun kebutuhan tersier. Kemakmuran juga dapat diartikan sebagai kemampuan manusia dalam memenuhi semua kebutuhan hidupnya dengan tanpa adanya tekanan, maksudnya adalah dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut, manusia tetap dapat mengatur dengan baik keadaan finansial, waktu, dan tenaganya. Dengan demikian, dikatakan makmur apabila manusia tersebut juga memiliki waktu untuk bersosialisasi, menjalankan hobi, dan berekreasi.   

Dari pengertian kemakmuran tersebut, dapat disebutkan bahwa secara umum kriteria dari kemakmuran adalah :
  • terpenuhinya kebutuhan pokok atau primer, yang terdiri dari sandang, pangan, dan papan.
  • mampu menjangkau kebutuhan sekunder maupun tersier dengan mudah.
  • tidak memiliki tekanan batin, sehingga pikiran ringan.
  • memiliki orang yang menjadi tempat kepercayaan.
  • tidak kesulitan mengatur waktu, tenaga, maupun finansial.
  • tercukupinya kebutuhan diri akan rekreasi dan menjalankan hobi.

Kriteria kemakmuran tersebut mengacu pada kemapanan dari segi finansial (material) seseorang. Seseorang dengan kemampuan keuangan yang melimpah cenderung akan mampu untuk mendapatkan apapun yang diinginkan.


Lantas apa hubungan antara ilmu ekonomi dengan kemakmuran ? 

Ilmu ekonomi berhubungan erat dengan kemakmuran. Tujuan mempelajari ilmu ekonomi adalah agar dapat membantu masyarakat dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup. Sebagaimana batasan dalam pengertian ilmu ekonomi tersebut di atas, dapat dikatakan bahwa hakekat mempelajari ilmu ekonomi adalah terbatas pada pencapaian kesejahteraan material. Masyarakat yang sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran (secara material). Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Di sinilah ilmu ekonomi memegang peranan yang penting, maksudnya adalah :
  • untuk mencapai kemakmuran material diperlukan perancangan langkah-langkah yang sistematis dan berbagai pertimbangan yang masak. Langkah-langkah tersebut didasarkan pada analisis yang cermat terhadap situasi aktual yang terjadi di dalam masyarakat, disertai dengan hipotesis dan asumsi yang berkaitan dengan permasalahan yang ada.

Tanpa bantuan ilmu ekonomi akan sulit mencapai ketetapan langkah yang dapat dipertanggung-jawabkan. Ilmu ekonomi memberikan tawaran-tawaran yang rasional kepada pihak-pihak yang berkepentingan sehingga dapat lebih memudahkan dalam mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan suatu kemakmuran bagi masyarakat.  

Baca juga : Definisi Ekonomika

Untuk mencapai kemakmuran, masyarakat harus melakukan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah seluruh kegiatan manusia yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di mana kegiatan ekonomi dapat dikelompokkan dalam tiga bidang, yaitu :
  • kegiatan produksi, yaitu usaha manusia untuk menghasilkan atau menambah guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhannya.
  • kegiatan distribusi, yaitu kegiatan pengiriman barang dan jasa hasil produksi dari produsen kepada konsumen. 
  • kegiatan konsumsi, yaitu suatu kegiatan menghabiskan atau mengurangi guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Sedangkan hubungan ekonomi dengan kemakmuran suatu negara, dapat dijelaskan sebagai berikut :
  • ekonomi mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Tanpa ekonomi perputaran kegiatan ekonomi tidak pernah ada. Apabila perekonomian suatu negara baik, maka kesejahteraan rakyatnya akan didapatkan. Pada umumnya, tolak ukur yang digunakan untuk menyebutkan bahwa perekonomian suatu negara baik atau buruk adalah PNB (Product National Bruto) dan PDB (Product Domestic Bruto). Semakin tinggi PNB dan PDB menunjukkan kondisi perekonomian suatu negara baik. PNB dan PDB juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur pendapatan perkapita penduduk suatu negara. Pendapatan perkapita adalah pendapatan dari penduduk suatu negara. Selain itu dalam suatu negara dikenal juga adanya pendapatan nasional, yaitu pendapatan dari suatu negara dalam satu tahun.  Pendapatan perkapita dan pendapatan nasional memiliki hubungan yang searah dengan tingkat kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara. Semakin tinggi tingkat pendapatan nasional dan pendapatan perkapita suatu negara, maka tingkat kemakmuran dan kesejahteraan negara tersebut akan semakin tinggi pula. Demikian pula sebaliknya.


Ilmu ekonomi mempelajari upaya manusia dalam mencapai kemakmuran. Tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyaknya barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Satu hal yang juga penting, bahwa ilmu ekonomi dapat digunakan untuk membantu mencapai kecukupan finansial yang dapat membantu dalam memenuhi semua kebutuhan manusia hingga tercapai suatu kemakmuran.

Demikian penjelasan berkaitan dengan hubungan antara ilmu ekonomi dengan kemakmuran.

Semoga bermanfaat.