Pengertian Filsafat Ilmu Dan Manfaat Filsafat Ilmu

Silahkan Bagikan Tulisan-Artikel ini :
Secara etimologis, filsafat berarti cinta akan kebenaran, suatu dorongan terus-menerus, suatu dambaan untuk mencari dan mengejar kebenaran. Dalam pengertian ini, filsafat adalah sebuah upaya, sebuah proses, sebuah pencarian tanpa henti akan kebenaran. Sebagai sebuah proses, filsafat adalah sebuah sikap yang dihidupi, yang dihayati dalam pencarian, dalam pertanyaan terus-menerus. Sedangkan sebagai suatu ilmu pengetahuan, mendefinisikan apa itu filsafat, tidak semudah mendefinisikan ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan yang lain, seperti apa itu biologi, apa itu politik, apa itu fisika, dan lain sebagainya.

Ilmu atau ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi tersebut dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.


Pengertian Filsafat Ilmu. Banyak pengertian tentang filsafat ilmu yang telah dikemukakan oleh para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Robert Ackermann.
Filsafat ilmu dalam suatu segi adalah sebuah tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap pendapat-pendapat lampau yang telah dibuktikan atau dalam kerangka ukuran-ukuran yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapi filsafat ilmu bukanlah suatu kemandirian cabang ilmu yang bebas dari praktek ilmiah senyatanya.

2. Peter Caws.
Filsafat ilmu adalah suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi ilmu apa yang filsafat seumumnya melakukan pada seluruh pengalaman manusia.

3. May Brodbeck.
Filsafat ilmu adalah sebagai analisis yang netral secara etis dan filsafati, penggambaran dan penjelasan mengenai landasan-landasan ilmu.

4. Cornelius Benjamin.
Filsafat ilmu adalah cabang pengetahuan filsafat yang menelaah sistematis mengenai sifat dasar ilmu, metode-metodenya, konsep-konsepnya serta letaknya dalam kerangka umum dan cabang intelektual.

5. The Liang Gie.
Filsafat ilmu adalah segenap pemikiran reflektif terhadap persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari kehidupan manusia.

6. Hartono.
Filsafat ilmu adalah studi sistematik mengenai sifat dan hakekat ilmu khususnya yang berkenaan dengan metodenya, konsepnya, 'sangka-wacana'-nya (presupposition), dan kedudukannya di dalam skema umum disiplin intelektual.

7. Djamaris.
Filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat pengetahuan yang secara spesifik mengkaji hakekat ilmu atau pengetahuan ilmiah. Ilmu merupakan cabang dari dari pengetahuan.

8. Mohar.
Filsafat ilmu adalah suatu usaha akal manusia yang teratur dan taat asas menuju penemuan keterangan tentang pengetahuan yang benar. Sasaran filsafat ilmu adalah mengadakan penataan dan pengetahuan atas dasar asas-asas yang dapat menerangkan terjadinya ilmu pengetahuan.

9. Conny Semiawan.
Filsafat ilmu adalah ilmu yang berbicara tentang ilmu pengetahuan yang kedudukannya di atas ilmu lainnya.

10. Jujun Suriasumantri.
Filsafat ilmu merupakan bagian dari epistemologi (filsafat pengetahuan) yang ingin menjawab tiga pertanyaan mengenai hakekat ilmu, yaitu sebagai berikut :
  • Obyek apa yang ditelaah ilmu ? bagaimana wujud hakiki dari obyek tersebut ? dan bagaimana hubungan antara obyek tersebut dengan daya tanggap manusia ?
  • Bagaimana proses yang memungkinkan diperolehnya pengetahuan yang berupa ilmu ? bagaimana prosedurnya ? hal-hal apa yang harus diperhatikan agar mendapatkan pengetahuan yang benar ? apa yang dimaksud dengan kebenaran ?
  • Untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu tersebut ? bagaimana kaitan antara cara menggunakan ilmu dengan kaidah-kaidah moral ? bagaimana penentuan obyek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral ?


Manfaat Filsafat Ilmu. Secara umum filsafat ilmu dapat diartikan sebagai suatu bidang studi filsafat yang obyek materinya berupa ilmu pengetahuan dalam berbagai jenis dan perwujudannya. Ada banyak manfaat yang dapat diambil dari filsafat ilmu, diantaranya adalah :
  • menumbuh-kembangkan ilmu pengetahuan untuk menuju kemuliaan, sehingga mampu menembus dimensi sekularisme ilmu pengetahuan.
  • membentuk dan mengembangkan wawasan epistemologi ilmu pengetahuan, sehingga moralitas kesarjanaan, yaitu sifat ilmiah menjadi popular, dengan demikian ilmu pengetahuan dapat dipertanggung-jawabkan, bukan hanya untuk kepentingan subyek manusia melainkan juga kepentingan alam sebagai kebutuhan yang menyeluruh.
  • tuntutan etis, ilmu pengetahuan dapat dipertanggung-jawabkan sehingga kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera serta bahagia dalam kelestarian alam lingkungan semakin nyata.


Tujuan Mempelajari Filsafat Ilmu. Tujuan filsafat ilmu adalah mengadakan analisis mengenai ilmu pengetahuan dan cara bagaimana pengetahuan ilmiah diperoleh. Mempelajari filsafat ilmu bagi mahasiswa sangatlah penting, karena banyak manfaat yang bisa dirasakan, diantaranya :
  • diharapkan mahasiswa akan semakin kritis dalam sikap ilmiahnya, bersikap kritis terhadap berbagai macam teori yang dipelajarinya selama menempuh kuliah maupun dari sumber-sumber lainnya.
  • mendatangkan kegunaan bagi mahasiswa dalam mendalami metode ilmiah dan untuk melakukan penelitian ilmiah.
  • diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai ilmu dan mampu menggunakan pengetahuan tersebut sebagai dasar dalam proses pembelajaran dan penelitian ilmiah.
  • membiasakan diri untuk bersikap logis rasional dalam beropini dan berargumentasi.
  • mengembangkan semangat toleransi dalam perbedaan pandangan terhadap segala sesuatu hal.
  • mengajarkan cara berpikir yang cermat dan tidak kenal lelah.
  • memiliki manfaat praktis dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dikehidupan yang dijalaninya.

Demikian penjelasan berkaitan dengan pengertian filsafat ilmu dan manfaat  mempelajari filsafat ilmu.

Semoga bermanfaat.